Sejarah

Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tanjungbalai mempunyai sejarah yang panjang sebelum pada kondisi saat ini. Pada awalnya, masing-masing Dinas yaitu Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Dinas Perikanan berdiri sendiri. Kemudian bergabung menjadi satu dinas pada tahun 2001 dengan nama Dinas Pertanian Kota Tanjungbalai sesuai dengan Perda Nomor 19 Tahun 2001. Pada tahun 2004 terjadi pemekaran kembali, dimana Dinas Pertanian dimekarkan menjadi 2 (dua) dinas, yaitu Dinas Pertanian dan Peternakan serta Dinas Perikanan dan Kelautan sesuai dengan Perda Nomor 26 Tahun 2004.

Dinas Pertanian Kota Tanjungbalai berdiri pada tahun 1988 tercatat pernah dipimpin oleh 4 (empat) orang Kepala Dinas pada 4 (empat) priode jabatan, yaitu :

  1. Abrin Siregar (1988 – 1991).
  2. Ardhi Kusno (1991 – 1995).
  3. Makruf Siregar, BSc. (1995 – 2001).
  4. Suparno, BSc. (1999 – 2001).

Dinas Peternakan Kota Tanjungbalai berdiri tahun 1988 (Perda Nomor 20 Tahun 1986) tercatat pernah dipimpin oleh 3 (tiga) orang Kepala Dinas pada 3 (tiga) periode jabatan, yaitu :

  1. Hanizar (1988 – 1992).
  2. Syamsir Siregar (1992 – 1996).
  3. Cut Nurjannah (1996 – 2001).

Pada tahun 2001 terjadi penggabungan antara Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Dinas Peternakan menjadi Dinas Pertanian Kota Tanjungbalai dengan dipimpin oleh :

  1. Endang R. Lubis (2001 – 2004).

Kemudian pada tahun 2004 Dinas Pertanian Kota Tanjungbalai dimekarkan kembali menjadi 2 (dua) dinas yaitu Dinas Pertanian dan Peternakan dan Dinas Perikanan dan Kelautan, dimana setelah terjadi pemekaran Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tanjungbalai dipimpin oleh :

  1. Syafruddin Nst. (2004 – 2005).
  2. Endang R. Lubis (2005 – 2009).
  3. Lahmuddin (2009 – 2010).
  4. Ahmad Safii, S. TP (2010 – 2011)
  5. Nefri Siregar (2011 – 2012)
  6. Endang R. Lubis (2012 – 2014)

Kemudian pada tahun 2014 Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tanjungbalai dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tanjungbalai yaitu :

  1. MUSLIM (2014 – sekarang).

Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tanjungbalai berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 26 Tahun 2004 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kota Tanjungbalai mempunyai 17 (tujuh belas) formasi jabatan yang terdiri dari :

  • Kepala Dinas Esselon II/b         = 1
  • Sekretaris                   Esselon III/a= 1
  • Kepala Bidang Esselon III/b= 4
  • Kepala Sub Bagian Esselon IV/a= 2
  • Kepala Seksi Esselon IV/a= 8
  • Kepala UPTD Esselon IV/a= 2

Berdasarkan Peraturan Daerah tersebut di atas, maka Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tanjungbalai mempunyai tugas membantu Kepala Daerah dalam melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan bidang pertanian dan peternakan berdasarkan atas otonomi dan tugas pembantuan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, maka Dinas Pertanian dan Peternakan mempunyai fungsi :

  • Perumusan kebijaksanaan teknis bidang pertanian dan peternakan,
  • Pelaksanaan pelayanan umum bidang pertanian peternakan,
  • Pengelolaan urusan Ketatausahaan,
  • Penyelenggaraan Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Dinas,
  • Pelaksanaan pengamanan dan pengendalian teknis atas pelaksanaan tugas sesuai kebijaksanaan Kepala Daerah,
  • Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Daerah sesuai bidang tugas dan fungsinya,
  • Pelaporan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Kepala Daerah melalui Sekretaris Daerah Kota sesuai standar yang ditetapkan.

Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi dumaksud, maka Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tanjungbalai mempunyai susunan organisasi yang terdiri dari :

  1. Kepala Dinas
  2. Sekretaris, membawahi :
    1. Subbag Umum dan Kepegawaian
    2. Subbag Keuangan dan Perlengkapan
  3. Bidang Program, membawahi :
    1. Seksi Perencanaan
    2. Seksi Evaluasi dan Pelaporan
  4. Bidang Pertanian, membawahi :
    1. Seksi Produksi, Pengendalian OPT Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan
    2. Seksi Bina Usaha Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan
  5. Bidang Peternakan, membawahi :
    1. Seksi Bina Usaha dan Agribisnis Peternakan
    2. Seksi Budidaya, Kesehatan Hewan dan Kesmavet
  6. Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, membawahi :
    1. Seksi Ketahanan Pangan
    2. Seksi Penyuluhan
  7. Kelompok Jabatan Fungsional
  8. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Pembibitan
  • UPTD Balai Benih/Bibit Pertanian
  • UPTD Balai Pembibitan Peternakan, Rumah Potong Hewan dan Pos Kesehatan Hewan