KASUS GIGITAN ANJING YANG DIDUGA MENGIDAP RABIES


Kasus ini diterima berdasarkan laporan dari hasil pengecekan langsung petugas Dinas Pangan dan Pertanian khususnya Bidang Peternakan ke lokasi warga yang terkena gigitan anjing, dan langsung diambil tindakan sesuai SOP dalam penanganan kasus penggigitan anjing terhadap manusia.


inilah anjing yang diduga terkena penyakit rabies mati tanpa sebab setelah 2 (dua) hari menggigit warga dan tuannya.


Anjing yang telah mati tersebut diambil sampel (kepalanya) sesuai dengan SOP untuk dikirim ke Balai Veteriner Medan untuk diuji laboratorium pada bagian otaknya.


Kepala anjing yang sudah dipotong, dimasukkan ke dalam kantong plastik putih.


Setelah itu, kepala yang sudah dimasukkan ke kantong plastik tadi dilakban sampai kedap udara supaya tidak menimbulkan bau.


setelah dibungkus rapi, lalu di packing dimasukkan ke dalam kotak sterofom dan diisi dengan es batu supaya sampel tersebut tetap segar sampai ke laboratorium Balai Veteriner Medan


Dari hasil uji laboratorium Balai Veteriner Medan, menyatakan Hasil uji lab. Rabies pada penggigitan Anjing di Kelurahan Pahang pd tgl 02 Desemeber – 04 Desember 2017 Hasilnya positif rabies.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *